Wow..! Ternyata Keripik Ini Terbuat dari Limbah Makanan

Jurnalis : Menggi Febrianti

Wow..! Ternyata Keripik Ini Terbuat dari Limbah Makanan

Setiap tahunya, limbah pada makanan semakin meningkat dari hari ke hari. Hal tersebut membuat sejumlah pihak melakukan berbagai upaya untuk menguranginya. Seperti yang dilakukan oleh Tyson Innovation Lab.

Belum lama ini, mereka meluncurkan kampanye crowdfunging untuk memproduksi camilan ringan yang disebut ’Yappah’. Anehnya, camilan berbentuk keripik ini dikemas di dalam sebuah kaleng bukan kantung plastik.

Jika dilihat dari bentuknya, banyak yang mengira bahwa Yappa terbuat dari potongan kentang, jagung, atau bahkan tortilla. Tapi, Taukah kamu? Camilan unik ini, justru terbuat dari sisa-sisa makanan seperti sayuran yang berhasil ‘diselamatkan’ dan sisa-sisa daging ayam yang telah dibuang.

“Memerangi limbah makanan tidak pernah terasa lebih enak seperti ini,” jujur Yappah Foods di halaman web resmi mereka.

“Keripik kami dibuat oleh koki profesional yang dilatih di French Laundry & Morimoto. Kami menggunakan sisa makanan yang masih layak untuk digunakan sebagai bahan-bahannya. Dengan kandungan protein mencapai 8 gram per porsi, Yappah akan membuat Anda lebih bertanggung jawab dalam mengonsumsi makanan. Rasanya pun lezat,” tambah Yappah Foods yang dilansir dari Daily Mail, Senin (25/6/2018).

Wow..! Ternyata Keripik Ini Terbuat dari Limbah Makanan

Jadi seperti apa rasa ‘keripik protein’ tersebut? Saat ini, Yappah tersedia dalam empat rasa dan masing-masing dikemas dalam kaleng aluminium 1,25-oz. Ada Chicken Carrot Curry yang terbuat dari dada ayam dan pure wortel, Chicken Celery Mojo yang terbuat dari pure ayam dan seledri, serta Chicken Shandy Beer dan Chicken IPA White Cheddar yang terbuat dari daging ayam dan malt barley.

Pihak perusahaan juga menjelaskan bahwa dalam proses pembuatan makanan, banyak sekali bahan makanan yang dibuang sia-sia oleh orang Amerika, seperti potongan dada ayam dan sayuran bertekstur tidak sempurna. Hal tersebut dilakukan lantaran, secara tidak langsung memicu timbulnya limbah makanan yang nilainya ditaksir mencapai Rp3.080 triliun.

Alih-alih membiarkan limbah makanan itu terbuang sia-sia, Yappah Foods berinsiatif untuk menghasilkan produk makanan alternatif yang rencanya akan dijual pada Juli mendatang.

“Produk ini diciptakan untuk menginspirasi setiap orang dan mitra kerja kami sehingga mereka dapat memikirkan kembali bahwa limbah makanan akan berdampak besar pada kehidupan manusia,” tutup Rizal Hamadallah, kepala Tyson Innovation Lab.

(GIE)

 

SHARE